Follow

Most Popular

Monday, April 25, 2016

SBMPTN 2016, CBT Digelar Terbatas


Mengerjakan ujian melalui computer based test (CBT) memiliki banyak keuntungan. Selain praktis dan hemat waktu, ujian CBT juga mengurangi risiko salah membulatkan atau menghitamkan jawaban. Di sisi lain, guna menyelenggarakan ujian berbasis komputer membutuhkan infrastruktur yang memadai, termasuk jaringan internet dan listrik.

Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 sendiri mulai tahun ini turut memberlakukan ujian CBT bagi para peserta. Sayangnya, lantaran tak semua kampus siap, hanya 30 PTN lah yang diizinkan menyelenggarakan SBMPTN CBT. Itu pun tak semua kampus mampu menampung peserta dengan jumlah yang banyak.

Panitia SBMPTN CBT, Tri Hanggono Achmad menuturkan, 30 PTN yang menggelar SBMPTN CBT tersebar di 19 provinsi dan 23 kota. Karena jumlah yang terbatas dan pelaksanaannya bersamaan dengan PBT, maka jumlah peserta SBMPTN pun terbatas, hanya berkisar 2.500 peserta untuk seluruh Indonesia.

"Siapa cepat mendaftar dia dapat. Nanti saat mendaftar ada pilihannya CBT atau PBT. Kalau yang CBT kuota sudah penuh ya tidak bisa. Daya tampung per universitas berbeda karena tergantung kemampuan," terangnya dalam jumpa pers SBMPTN 2016 di Gedung D Kemristekdikti, Jakarta, belum lama ini.

Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) itu menuturkan, kampus yang terpilih sudah memenuhi kualifikasi dan juga kesiapan teknis. Salah satu universitas yang cukup banyak menerima peserta CBT adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yakni menampung sekira 200 peserta.

"Kami selektif, salah satunya terkait listrik dipastikan kampus memiliki genset. Kami jamin nanti tidak akan ada masalah," tukasnya.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Definition List

Unordered List

Support