kemungkinan besar itu adalah jamur yang menyerang kuku. Bermacam jamur tersebar di sekitar kita melalui udara. Jamur akan hinggap dan menyerang bagian lemah di tubuh seseorang. Berdasarkan kasus yang pernah saya tangani, ada orang yang terkena jamur di seluruh kuku jari tangan dan kakinya, ada juga yang hanya terkena di satu tempat. Walau begitu, tidak semua orang terkena efek serangan jamur, tergantung kekuatan daya tahan tubuh masing-masing orang. Risikonya memang akan lebih besar jika daya tahan tubuh lemah. Jamur di kuku tersebut merupakan tanda daya tahan tubuh yang terganggu.
Jika kuku mulai rusak, seperti timbul kerak-kerak di bawah kuku, segera berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat. Dokter akan memberikan obat oles untuk menghilangkan jamur pada kuku. Namun, kuku dapat terkena jamur lagi jika daya tahan tubuhnya masih lemah.Karena itu, harus diperhatikan pula penyebab kurangnya daya tahan tubuh Anda. Di antara penyebabnya adalah gizi makanan yang kurang atau tidak seimbang, kurang tidur, dan stres berat.
Maka, untuk merawat kuku agar sehat dan terlihat cantik, perbaiki pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menghindari junk food, agar daya tahan tubuh terjaga. Konsumsi makanan yang mengandung kalsium, seperti daun singkong, susu, dan lainnya. Kalsium bagus untuk pertumbuhan kuku, sehingga kuku tidak rapuh dan kering.
Yang tak kalah penting adalah membiasakan gaya hidup bersih. Cuci tangan dan kaki jika diperlukan, atau setelah beraktivitas di luar rumah. Tak perlu menggunakan pembersih macam-macam, cukup sabun mandi biasa. Hindari terlalu sering menggunakan sabun antiseptik karena dapat merusak lapisan pelindung kulit. Jadi tak diperlukan, sebaiknya sabun antiseptic tidak digunakan, kecuali memang ada risiko bersentuhan dengan banyak kuman, seperti orang yang pekerjaannya dokter, memelihara hewan, bercocok tanam, dan lainnya.
Sumber :dr Dewi Inong Irana, SpKK, FINSDV
Praktik di RSIA Restu Kasih, Jakarta Timur







0 comments:
Post a Comment